Home / kurikulum / Dosen / A.HANAFIAH WANGSAATMADJA

A.HANAFIAH WANGSAATMADJA

Tempat dan tanggal lahir : Cirebon, Juli 1948
Agama : Islam
Gender : laki-laki
Alamat : Jl.Dago Pojok 64/161B-Bandung 40135
e-mail : hanafiah@batan.go.id

 PENDIDIKAN

Strata

Perguruan Tinggi / Universitas

Jurusan

S-1 ITB Farmasi
Apoteker ITB Apoteker
S-2 Fac.de Pharmacie Université de Montpellier, France Farmakologi eksperimental
S-3 Fac.de Pharmacie Université de Montpellier, France Farmakologi eksperimental

 

RIWAYAT PEKERJAAN (JABATAN STRUKTURAL)

Masa Kerja

Institusi

Jabatan/Eselon

1974-1975 Dep.Kes.RI Prop.Sulawesi Utara & Prop.Jawa Barat Staf
1976-1983 Badan Tenaga Atom Nasional, Bandung Staf peneliti
1983-1992 Badan Tenaga Atom Nasional, Bandung Ka.Subbid.Senyawa Bertanda (Es.IVa)
1992-1997 Badan Tenaga Atom Nasional, Bandung Ka.Bid. Keselamatan Kerja & Kesehatan (Es.IIIa)
1997-1999 Badan Tenaga Nuklir Nasional, Puspiptek-Serpong Ka.Pusat Produksi Radioisotop (Es.IIa)
1999-2002 Badan Tenaga Nuklir Nasional, Bandung Ka.Pst.Penelitian Teknik Nuklir (Es.IIa)
2002-2008 Badan Tenaga Nuklir Nasional, Jakarta Deputi Bidang Pendayagunaan Hasil Litbang & Pemasyarakatan Iptek Nuklir – BATAN (Es.Ia)

 

RIWAYAT PEKERJAAN (JABATAN FUNGSIONAL)

Masa Kerja

Institusi

Jabatan/Eselon

1976-1982

BATAN

Asisten Peneliti
1982-1983 Ajun Peneliti
1983 Ajun Peneliti Muda (Penyesuaian)
1983-1985 Ajun Peneliti Madya
1985-1987 Peneliti Muda
1987-1991 Peneliti Madya
1991-1994 Ahli Peneliti Muda
1994-1997 Ahli Peneliti Madya
1997 Ahli Peneliti Utama
2006 Pengukuhan Profesor Riset

 

 

MATA KULIAH

No.

Mata Kuliah

Semester

1.

Radiofarmasi

4

2. Patofisiologi

4

3. Falsafah dan Metodologi Penelitian

5

4. Pengembangan Obat

7

5. Kapita Selekta

7

PELATIHAN / KURSUS

NO

NAMA KURSUS/PELATIHAN

INSTANSI

PENYELENGGARA

TAHUN PENYELENGGARAAN

1

2

3

4

1 Radioisotop Dalam Farmasi dan Kedokteran

PRAB-BATAN

1976

2 Orientasi Iptek Nuklir

BATAN-ITB

1977

3 Regional TC on Hospital Radiopharmacy

AAEC-IAEA, Australia

1985

4. AMDAL

Lemb. Ekologi UNPAD

1993

5. Radiation Protection Management in Nuclear Facilities

JAERI- Tokaimura Jepang

1994

6. SPAMEN (DIKLATPIM Tingkat II)

LAN Jakarta

1997

7. SPATI (DIKLATPIM Tingkat I)

LAN Jakarta

2004

RIWAYAT PENUGASAN KE LUAR NEGERI

NO.

NEGARA

TUJUAN PENUGASAN

LAMANYA

PENYELENGGARA

1

2

3

4

5

1. Perancis

Program Tugas Belajar

4 Tahun

CROUS

2. Australia

Training Course

1 bulan

IAEA

3

Thailand

Research Contract Meeting

1 Minggu

IAEA

4.

India

Research Contract Meeting

1 Minggu

IAEA

5.

Jepang

Training Course

2 Bulan

Jepang

6.

Jepang

Scientific Visit – JAERI

2 Minggu

Jepang

7.

Jepang

FNCA-meeting (2005 s/d 2008)

3-4 hari/tahun

Jepang

8.

Canada

Scientific Visit

2 Minggu

IAEA

9.

Malaysia

Seminar

3 hari

IAEA

10.

Amerika

Scientific Visit

1 minggu

Sandia-USDOE

11.

Korea Selatan

Training

1 minggu

MOST

SEMINAR

No

NAMA

KEDUDUKAN/ PERANAN

BL/TH

INSTANSI

PENYELENGGARA

TEMPAT

1. Kongres Ikatan Ahli Radiologi Indonesia Peserta

1977

IKARI

Bandung

2. Congres International de la société de la Mediterranee Peserta

( non presenter)

1980

Societe de Pharmacie de la Mediterranee

Valencia-Italia

3. Kongres ISFI Sei Ilmiah

1984

ISFI

Bandung

4. IAEA Meeting Peserta

1985

IAEA

Bangkok

5. Kongres Perhimpunan Kedokteran dan Biologi Nuklir Indonesia Seksi Ilmiah/

Peserta

Sejak 1985-2011 (annual)

PKBNI

Bandung, Jakarta

Yogya

6. Kongres ISFI Peserta

1986

1988

Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia

Yogya & Surabaya

7. IAEA Meeting Peserta

1987

IAEA

Bombay

8. Seminar Tahunan PPTN BATAN Pengarah & Peserta

1982 s.d. 1997

PPTN-BATAN

Bandung

9. Asian Symposium on Research Reactor Peserta

1989

BATAN-IAEA

Jakarta

10. The 5th Asia & Oceania of Nuclear Medicine & Biology Seksi Ilmiah & Peserta

1992

PKBNI

Jakarta & Bali

11. Conference on the Wider Adherence to Strengthen IAEA Safeguards Peserta

2002

IAEA

Jepang

12. The Seminar for ASEAN States on the Non Proliferation of Nuclear Weapons Peserta

2003

IAEA

Malaysia

13. The Workshop on Korea-Indonesia Medical Co-operation Peserta

2004

Korea Institute of Radiological &Medical Sciences (KIRMS)

Korea

14. The Physical Protection Systems Design Review Meeting Peserta

2004

The U.S. Department of Energy

AS

15. The 2nd International Workshop on Nuclear Technology for Managers Peserta

2005

Ministry of Science & Technology (MOST) –KAERI

Korea

16. Coordinators Meeting FNCA (Forum for Nucl. Cooperation in Asia) Peserta

2005.20062007,2008

Atomic Energy Commission of Japan

Jepang

 

PUBLIKASI ILMIAH

  1. Hanafiah A., Hubeis H.,Penandaan Radioiodolevotiroksina (131I) dengan Metode Kloramin-T, Majalah BATAN, IX, 2, 1976.
  2. Hanafiah A., Perkembangan Radiofarmasi di Indonesia. Acta Pharmaceutica Indonesia, VI, 3, 1977.
  3. Chanal J.L., Audran M., Hanafiah A., Marignan R., Analyse Quantitative de la Raubasine dans le Plasma par Fragmentographie de Masse. Congres International de la Societe de Pharmacie de la Mediterranee, Valencia-Italy, May-1982.
  4. Hanafiah A.,Penetapan Kadar radioiodida dengan Elektroda Ion Iodida Beckman. Acta Pharmaceutica, VII,2,1982
  5. Hanafiah A., Diagnosis dengan Teknik Nuklir.,Buletin BATAN III,3,1982.
  6. Hanafiah A., Aplikasi Fragmentografi Massa dalam Mempelajari Farmakokinetika Raubasine. Majalah BATAN, XV, 3, 1982.
  7. Hanafiah A., Analisis Fragmentografi Massa dan Studi Pendahuluan Farmakokinetika AMP pada Manusia. Proceedings Teknologi Elemen Bakar Nuklir, Teknologi Reaktor dan Penggunaannya. Bandung, 1982.
  8. Hanafiah A., Radioisotop dalam Penelitian Farmakologi. Acta Pharmaceutica Indonesia, VIII, 3, 1983.
  9. Hanafiah A., Isotop Stabil dalam Studi Farmakokinetika F-1594 sebagai Anti Inflamasi Non Steroida. Majalah BATAN, XVI, 2, 1983.
  10. Hanafiah A., Badruzzaman S., Etude par Fragmentographie de Masse de la Cinetique Sanguine d’un Anti Inflammatoire du F-1594. Proceedings ITB, 16, 1, 1983.
  11. Audran M., Chanal J.L., Wangsaatmadja Hanafiah, Marignan R., Mosser J., Mass Fragmentography Determination of Papaverine in Human Plasma after Dicertan Administration. J.Pharm.Clin.,3, 1984.
  12. Hanafiah A., Suwanda W., Pembuatan dan Biodistribusi Kit 99mTc-Sulfur Koloid. Majalah BATAN, XVII, 2, 1984.
  13. Hanafiah A., Nurlaila B.S., 99mTc-HEDSPA, Sediaan Radiofarmasi Penatah Tulang (Biodistribusi). Proceedings Kongres Ilmiah Nasional V-ISFI, 1984.
  14. Hanafiah A., Zahirudin, Hisyam H., Wayan R., Said A. Preparation of 99Mo by the Use of Szilard Chalmers Reactions, IAEA Report, Bangkok, 1985.
  15. Hanafiah et al. Development of Technetium-99m Generator Using Low Power Research Reactors. IAEA Report, Bangkok 1985.
  16. Hisyam H., Hanafiah A., Basry H. Production and Development of Radiopharmaceuticals in Indonesia. Proceedings of the Fifth Pasific Basin Nuclear Conference, Seoul, 1985.
  17. Nurlaila B.S., Hanafiah A., Sintesis dan Penandaan Hidroksi Etiliden Dinatrium Fosfonat dengan Nuklida Teknesium-99m. Majalah BATAN, XVIII, 1, 1985.
  18. Nanny Kartini, Hanafiah A., Teknesium-99m Glukoheptonat sebagai Sidik Ginjal. Kongres Ilmiah VI ISFI, Yogyakarta, Nopember-1986.
  19. Nanny Kartini, Hanafiah A., Biodistribusi dan Kestabilan Kit Kering Glukoheptonat. Acta Pharmaceutica, XII, 4, 1987.
  20. Hanafiah A., Pembuatan Sediaan Teknesium-99m Sel Darah Merah sebagai Penyidik Limpa. Proceedings ITB, 20, 3, 1987.
  21. Hanafiah A.,et al. Preparation of a System 99mTc-Gel Generator Based on Metallic Molybdate. IAEA Report, October, 1987.
  22. Hanafiah A., Nurlaila B.S., Novarina R., 99mTc-Eritrosit, Aplikasi dan Teknik Penandaan in-vitro. Acta Pharmaceutica Indonesia, XII, 3, 1988.
  23. Hanafiah A., Harjoto Dj., Arlinah K., Hasan B.,Isotopes Production by TRIGA MARK II Bandung Reactor Centre. Proceedings of Second Asian Symposium on Research Reactors, 1989.
  24. Hanafiah Ws., dkk., 99mTc-Gel Generator, Pembuatan dan Kemungkinan Perkembangannya di Indonesia. Proceedings Seminar Seperempat Abad Reaktor Nuklir Mengabdi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Bandung, 1989.
  25. Hanafiah A., Teknesium-99m, Preparat Radiofarmasi untuk Tujuan Diagnosis. Kongres Ilmiah VIII dan Kongres Nasional XIII, ISFI, Surabaya, 1989.
  26. Nanny Kartini, Hanafiah A., Helnayadi. Pengaruh Pemberian KCLO4 terhadap Biodistribusi Sediaan Radiofarmasi Na99mTcO4 dalam Hewan Percobaan. Proceedings Seminar Seperempat Abad Reaktor Nuklir Mengabdi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Bandung, 1989.
  27. Nanny Kartini, Hanafiah A., Nurlaila B.S., Mimin R., Yamin M. Karakteristik Insulin Bertanda 125I sebagai Pereaksi Radioimmuno Assay. Proceedings Seminar Pendayagunaan Reaktor Nuklir untuk Kesejahteraan Masyarakat. Bandung, 1990.
  28. Hanafiah A., Evaluasi Beberapa Sistem Generator Teknesium-99m. Proceedings Seminar Pendayagunaan Reaktor Nuklir untuk Kesejahteraan Masyarakat, Bandung, 1990.
  29. Hanafiah A., Teknesium-99m-MAG-3, Sintesis, Penandaan dan Studi Pendahuluan pada Pasien Volunter. Proceedins Seminar Reaktor dalam Penelitian Sains dan Teknologi Menuju Era Tinggal Landas. Bandung, 1991.
  30. Nanny Kartini, Hanafiah A. Pembuatan Inulin Bertanda Teknesium-99m sebagai Sediaan untuk Studi Laju Filtrasi Glomerulus. Proceedings Seminar Reaktor Nuklir dalam Penelitian Sains dan Teknologi Menuju Era Tinggal Landas. Bandung, 1991.
  31. Setiawan D., Hanafiah A., Penggunaan Ion Cu pada Penandaan Asam Orto-Iodohipurat dengan Na-131I. Proceedings Seminar Reaktor Nuklir dalam Penelitian Sains dan Teknologi Menuju Era Tinggal Landas. Bandung, 1991.
  32. Nanny Kartini, Hanafiah A., Sukanta, Tritunggariani. Penyebaran Sediaan Na-Perteknetat dan 99mTc-Sulfur Koloid, Diberikan Oral pada Binatang Percobaan. Majalah BATAN, XXIV, No.1/2, 1991.
  33. Nurlaila B.S., Hanafiah A., Penandaan Insulin dengan Iodium Radioaktif. Acta Pharmaceutica Indonesia, XVI, I, Maret-1991.
  34. Hanafiah A., Nurlaila B.S., Usaha ke arah Penandaan Leukosit dengan Nuklida Teknesium-99m. Acta Pharmaceutica Indonesia XVI, 2, Juli 1991.
  35. Hanafiah A., Nurlaila B.S. Biodistribusi Kit Kering Makroagregat Albumin untuk Penyidik Paru-paru. Majalah BATAN XXIV, 3/4, Juli 1991.
  36. Hanafiah A., Nurlaila B.S., Kartini N., Titanium Molybdate Gel Generator as an Alternate Method in the Preparation of Technetium-99m. The Fifth Asia Oceania Congress of Nuclear Medicine and Biology, 1992.
  37. Nurhayati T, Hanafiah A., Sutomo FX., Pencucian Darah (Blood Clearance) dan Ekskresi HEDSPA, STPP dan Pirofosfat Bertanda Teknesium-99m sebagai Penyidik Tulang. Proceedings Seminar Sains dan Teknologi Nuklir, Bandung, 1993.
  38. Nanny Kartini., Hanafiah A., Diana Z.A., Sukanta. Konyugat Tiroksin dengan Tiroglobulin (T4-Tg) sebagai Imunogen Pembentuk antibody Anti T4. Proceedings Seminar Sains dan Teknologi Nuklir. Bandung-1993.
  39. Nanny Kartini, Hanafiah A., Penandaan Cimetidin dengan teknesium-99m. Proceedings Seminar Sains dan Teknologi Nuklir, Bandung-1994.
  40. Hanafiah A., Yudi T., Mimin R. Sintesis, Radioiodinasi dan Uji Biodistribusi Meta-iodo-benzyl-guanidine (MIBG-131I). Proceedings Seminar Sains dan Teknologi Nuklir, Bandung, Februari 1994.
  41. Nanny Kartini, Hanafiah A., Mimin R., Epy, Iswahyudi. Studi Perbandingan Farmakokinetika 99mTc-Inulin dengan 99mTc-DTPA. Proceedings Seminar Sains dan Teknologi Nuklir. Bandung-1995.
  42. Nurlaila Z., Hanafiah A. Pembuatan Kit Asam 2,3-DMSA dan Penandaan dengan Teknesium-99m. Majalah Hasil Penelitian Pusat Produksi Radioisotop No.1, 1996.
  43. Hanafiah A., Nanny K., Nurlaila B.S. Metode Alternatif Sintesis 2-Metoksi-isobutyl-isonitril (MIBI). Seminar Sains dan Teknologi Nuklir, bandung, Maret-1997.
  44. Nurlaila Z., Hanafiah A. Biodistribusi dan Uji Clearance 99mTc-PAHIDA. Seminar Sains dan Teknologi Nuklir, Bandung-1997.
  45. Nanny Kartini, Santoso D., Hanafiah A. Formulasi Radiofarmaka 99mTc-L,L-Etil Sisteinat Dimer. Seminar Sains dan Teknologi Nuklir. Bandung-1997.
  46. Hanafiah A.Ws. Peran Iptek Nuklir di Bidang Farmasi sebagai Unsur Pendukung Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia. Pidato Pengukuhan Ahli Peneliti Utama Bidang Farmasi. BATAN, Serpong, 30 Desember 1997.
  47. Nurlaila Z., Nanny Kartini H., Hanafiah A., Mimin R. Pengembangan Formulasi dan Aplikasi Klinis 99mTc-Metoksi Isobutil-Isonitril (99mTc-MIBI). Prisiding Seminar Sains dan Teknologi Nuklir, Bandung, Juli-2000.
  48. Hanafiah A., Nuklir Sebagai Sediaan Farmasi, Status Pengembangan dan Penggunaannya di Indonesia. Forum Temu Ilmiah Farmasetika, Bandung, Nopember-2000.
  49. Nurlaila Z., Hanafiah A. Sediaan radiofarmasi Derivat Isonitril dalam Kardiologi Nuklir. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Farmasi, Bandung, September-2002.
  50. Hanafiah A., Membangun Kemitraan Lembaga Riset dan Dunia Industri. Pertemuan Ilmiah Iptek Bahan, Serpong, September-2004.
  51. Hanafiah A., Pemanfaatan Hasil Litbang Iptek Nuklir dalam Mendukung Program Pembangunan Nasional. Seminar Implementasi Sistem Mutu Terpadu, Jakarta, Oktober 2004.
  52. Hanafiah A., Peran dan Pengembangan Teknologi Nuklir di Bidang Pertanian. Forum Simposium Teknologi Pertanian, Juli-2006.
  53. Hanafiah A., Kontribusi Iptek Nuklir Dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Bidang pangan dan Kesehatan. Seminar Nasional SP-MIPA, Semarang, September-2006.
  54. Hanafiah A., Nanny Kartini Oekar., 99mTc-Ethambutol Radiopharmaceutical for Diagnosis of Tuberculosis (Profile and its Preliminary Application). Bandung Medical Journal, XXXIX, No.2, Tahun 2007.
  55. David S.Barber, Gene Hauser, A.Hanafiah, Wawan Suwanda, Khairul. The Current Status of Physical Protection Upgrades in Three Research Reactors National Nuclear Energy Agency (BATAN) in Indonesia. Institute of Nuclear Materials Management 48th Annual Meeting, Tucson, AZ-USA, July-2007.
  56. Hanafiah A., Perkembangan Iptek Nuklir Bidang Kesehatan di Indonesia, Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi, Vol.4, No.2,hal.117-129, Desember 2008.
  57. Hanafiah A.dkk. Radiofarmaka 99mTc-MIBI Sebagai Sediaan Uji Tapis Penyakit Jantung Koroner Pada Penderita Diabetes Mellitus, Block Grant DIKNAS, 2009.
  58. Hanafiah W, Nanny K., Profil Farmakokinetika Radiofarmaka Etambutol Bertanda Teknesium-99m Sebagai Sediaan Sidik Tuberkulosis. Jurnal Farmasi Indonesia, Vol.5, No.4,190-196, Juli-2011.
  59. Hanafiah A.,Nanny Kartini, Eva W.,Pembuatan, Pemurnian dan Stabilitas Virgin Coconut Oil (VCO) Bertanda Radioiodium-131, JSTNI, Vol.XII.No.2, Agustus 2011.
  60. Nanny K., Hanafiah A., The Application of 99mTc-Ethambutol in Diagnosis of Extra Pulmonary Tuberculosis and Determination of Multi Drug Resistant (MDR)-TB for Mycobacterium tuberculosis (dalam proses penerbitan).

TANDA JASA/ PENGHARGAAN

NO.

NAMA BINTANG/ SATYA LENCANA/PENGHARGAAN

PEMBERI PENGHARGAAN

TAHUN PEROLEHAN

1.

Satyalencana Karya Satya 10 Tahun

Presiden RI

1995

2.

Satyalencana Karya Satya 20 Tahun

Presiden RI

1998

3.

Satyalencana Pembangunan

Presiden RI

1998

4.

Satyalencana Karya Satya 30 Tahun

Presiden RI

2006

5.

Penyaji Terbaik pada Seminar Hasil Pelaksanaan Penelitian Bagi Peneliti dan Perekayasa Sesuai Program Prioritas Nasional Tahun 2009 Depdiknas dan KNRT.

Depdiknas &

Kementerian Negara Riset dan Teknologi

2009