KURIKULUM
Struktur Kurikulum PSSF STFI
Kurikulum Program Studi Sarjana Farmasi (PSSF) STFI dirancang untuk memberikan pendidikan yang komprehensif dan berorientasi pada kebutuhan industri serta perkembangan ilmu farmasi modern.
Total Mata Kuliah :
1. 65 Mata Kuliah Wajib – Membangun dasar keilmuan dan keterampilan farmasi secara menyeluruh.
2. 16 Mata Kuliah Pilihan – Memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa untuk memperdalam bidang yang diminati.
3. 5 Mata Kuliah Non-Kuliah – Mendukung pengembangan soft skills dan kompetensi tambahan.
Durasi Studi :
Program ini disusun untuk diselesaikan dalam 8 semester dengan kurikulum yang terus diperbarui agar selalu selaras dengan standar nasional dan global.
Dengan pendekatan pembelajaran yang inovatif dan berbasis penelitian, kurikulum ini mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi farmasis profesional yang kompeten dan berdaya saing global.
Detail Kurikulum Tahun 2022 :
– Untuk melihat struktur lengkap kurikulum, silakan akses dokumen berikut:
Program Studi Sarjana Farmasi (PSSF) yang pertama kali diresmikan berdasarkan surat ketetapan Mendiknas RI No. 140/D/0/2001 tanggal 2 Agustus 2001. Kurikulum kami dirancang dengan mengikuti standar nasional serta menambahkan muatan lokal yang relevan, memastikan bahwa lulusan kami siap menghadapi tantangan di dunia kerja atau melanjutkan pendidikan lebih lanjut.
Program Sarjana Farmasi STFI: Mencetak Profesional Kefarmasian Berdaya Saing Global
Program Studi Sarjana Farmasi (PSSF) di Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia (STFI) dirancang untuk mencetak tenaga farmasi yang berkualitas, kompeten, dan profesional dengan daya saing di tingkat nasional maupun internasional. Lulusan program ini dibekali dengan pengetahuan mendalam serta keterampilan yang mumpuni, memungkinkan mereka untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu kefarmasian, terutama dalam pemanfaatan bahan alam untuk kesehatan masyarakat.
Metode Pembelajaran Modern dan Berstandar Nasional
Di PSSF STFI, proses belajar mengajar mengadopsi metode Student Centered Learning (SCL), Computer-Based Learning (CBL), dan Self Learning, yang mengacu pada standar Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI). Program studi ini juga secara berkala melakukan evaluasi dan pengembangan kurikulum agar selalu selaras dengan perkembangan profesi farmasi di tingkat nasional dan global. Untuk mendukung pembelajaran yang lebih fleksibel dan inovatif, beberapa mata kuliah telah menerapkan sistem e-learning.
Kurikulum Terstruktur dan Berorientasi Industri
Program Sarjana Farmasi STFI memiliki total beban studi 146 SKS, yang dapat ditempuh dalam rentang 8 hingga 14 semester. Mahasiswa akan mempelajari dasar-dasar ilmu farmasi sebelum mendalami bidang keahlian seperti:
1. Farmasetika
2. Farmakokimia
3. Farmakologi & Toksikologi
4. Farmakognosi-Fitokimia
Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan wawasan dalam bidang farmasi modern, termasuk Bioteknologi Farmasi, Nutrasetikal & Terapi Nutrisi, Teknologi Kultur Sel Jaringan, Sistem Baru Penghantaran Obat, Farmakogenetik & Farmakogenomik, serta Farmasi Klinik & Farmasi Rumah Sakit.
Prospek Karier yang Luas
Dengan kurikulum yang terstruktur dan berbasis kebutuhan industri serta penelitian, lulusan Program Sarjana Farmasi STFI berhak menyandang gelar Sarjana Farmasi (S.Farm.), yang membuka peluang luas di berbagai bidang, seperti:
1. Industri farmasi
2. Pelayanan kesehatan di rumah sakit dan apotek
3. Penelitian dan pengembangan farmasi
4. Kewirausahaan berbasis farmasi
Sejak tahun 2001, STFI telah meluluskan 1.785 Sarjana Farmasi yang kompeten dan siap berkontribusi di dunia profesional. Bergabunglah dengan kami dan jadilah bagian dari generasi farmasis masa depan!
Program Studi Sarjana Farmasi STFI menawarkan pengalaman pendidikan yang komprehensif dan mutakhir di bidang farmasi. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dengan menerapkan kurikulum yang sejalan dengan standar Pendidikan Tinggi APTFI (Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia).
Program studi ini dirancang untuk mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan mendalam tentang ilmu farmasi, tetapi juga keterampilan praktis yang diperlukan dalam dunia profesional. Selama 4 tahun masa studi, mahasiswa akan menyelesaikan 146 SKS yang mencakup perkuliahan dan praktikum.
Kami mengintegrasikan teori dengan praktik melalui berbagai pengalaman laboratorium, proyek penelitian, dan kegiatan klinis, memastikan bahwa lulusan kami siap menghadapi tantangan dan berkontribusi secara signifikan di industri farmasi. Dengan pendekatan pembelajaran yang holistik dan berfokus pada kualitas, kami bertujuan untuk mencetak profesional farmasi yang unggul, beretika, dan inovatif.


